May
29

Ada kalanya ketika pc kita merasa aman dari serangan virus soalnya antivirus di pc-ku selalu update, trus tiba2 muncul hal-hal aneh dan mengganggu di windows. ada apa gerangan?! padahal seharian gak di apa-apain nih pc. Ternyata sebelumnya tadi siang adikku numpang pinjam pc-ku untuk membuat laporan tugas disekolah. Nah yang jadi masalah adikku ini simpan data tugas laporan di flashdisk milik temannya. Enk.. ink.. enk.. Kenaa dahh…

itu terjadi karena virus yang menyebar melalui media penyimpan seperti flashdisk si virus akan mambuat script autorun, jadi setiap pertama kali flashdisk di colokkan ke pc script itu akan otomatis meng-eksekusi si virus.

Itu kejadian beberapa hari yang lalu, tapi untuk sekarang alhamdulillah tuh pc-ku ok-ok aja.

Nih dia tipsnya:

1. Klik Start - Run
2. Ketik gpedit.msc - klik ok
Muncul group policy
3. klik 2x local computer policy
4. klik 2x computer configuration
5. klik 2x windows settings
6. klik 2x software restriction policies
jika muncul pesan “no software restriction policies defined” klik “action” pilih “Create New Policies

7. klik 2x additional rules
8. pilih action -> new path rule…
9. pada kolom path ketik alamat drive flashdisk (tergantung pc bisa E:\ atau F:\ dst..)
10. pada kolom security level pilih disallowed -> apply -> ok

setelah itu tutup group policy.

=========
tambahan:
=========
 policy ini akan memblokir eksekusi yang ber-extensi *.exe, *.com, *.vbs, *.js, *.scr, *.com, *.bat, *.inf, *.reg, *. pif, *.url, *.ocx, *.wsc.

demikian tips dari saya, semoga bermanfaat. wassalam by “kusna”

May
27

Jakarta - Aktivis teknologi informasi, Onno W. Purbo, pertanyakan keberanian pemerintah untuk membuat gebrakan dalam pengembangan Open Source di tanah air. Menurut Onno, pemerintah bisa memiliki peran sentral dalam penyebaran dan pengembangan Open Source.

“Pemerintah jangan cuma niat, tapi juga perlu gebrakan dan keberanian,” ujar Onno kepada detikINET, di sela-sela IGOS Summit 2 yang digelar di JaCC, Tanah Abang, Jakarta, Selasa (27/45/2008).

Dengan gayanya yang khas blak-blakan, Onno mengatakan sebenarnya pemerintah bisa melakukan itu cukup dengan memberdayakan pengembang piranti lunak lokal. “Masalahnya, pemerintah punya nyali nggak untuk ngomong hanya akan pakai Open Source? Untuk sampai di situ butuh pemimpin yang berani melawan Microsoft!” tukas Onno.

Onno juga mewanti-wanti perihal datangnya Bill Gates beberapa waktu lalu ke Indonesia. Kedatangan Gates, ujarnya, tak berarti semua orang lantas harus pakai Microsoft.

“Ada 140 juta pekerja yang menggunakan komputer, kalau terikat dengan proprietary harus mengeluarkan minimal USD 500 per orang. Kalau dihitung berapa besarnya devisa kita yang lari ke AS? Lebih baik bikin software sendiri kan?” ia menjelaskan.

May
26

Australia - Situs perjodohan di internet memang kian menjamur. Tak sedikit pasangan yang akhirnya mengikat janji sehidup semati karena bertemu di kontak jodoh tersebut.

Namun, sebuah riset baru menyebutkan, cinta yang berawal dari situs perjodohan umumnya tak akan bertahan lama. Hal tersebut karena mereka berakhir dengan memilih seseorang dengan mengandalkan kata hati, tanpa bertatap muka dan mengenal langsung lawannya terlebih dahulu.

Umumnya, para wanita lebih sering salah memilih karena sisi emosionalnya lebih berjalan dari logikanya. Demikian menurut riset terbaru yang digagas oleh sebuah universitas di Australia.

“Padahal Anda tidak bisa mengharapkan segala sesuatunya sama di dunia nyata seperti di dunia maya,” tutur ketua riset, Matthew Bambling dari Queensland University of Technology seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (26/5/2008).

Lebih lanjut diungkapkan, wanita lebih mudah terbuai oleh sekedar omongan atau rayuan dari lawan bicaranya, bahkan hanya melalui email atau chatting saja.

“Hanya karena laki-laki pandai merangkai kata di e-mail, bukan berarti mereka adalah teman hidup yang ideal untuk Anda,” tandas Bambling.

Menurut riset, tak sedikit para wanita dan lelaki single yang kecanduan berkutat di situs perjodohan. Padahal, belum tentu semua informasi yang diungkapkan mereka benar adanya.

“Tak mungkin mereka menuliskan, saya duda pemabuk yang telah lima kali menikah dan mencari pasangan hidup, pilihlah saya” tutur Bambling.

Menurut periset, ada baiknya para pencari jodoh tidak terlalu lama terbuai dengan hubungannya di internet. Sebaiknya, setelah beberapa kali kontak di internet, langsung saja bertatap muka untuk meyakinkan diri, apakah dia benar-benar untuk Anda.
( amz / amz )

May
26

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!